Civitas akademika SMK Yasmida Ambarawa kembali melaksanakan kegiatan rutin upacara bendera hari Senin (12/10/2026) dengan tertib dan penuh khidmat di lapangan utama sekolah. Upacara ini diikuti oleh jajaran dewan guru, staf tata usaha, serta seluruh peserta didik dari berbagai program keahlian.
Bertindak sebagai Pembina Upacara pada kesempatan kali ini adalah Bapak Pungki Susanto, S.T. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan sejumlah poin penting terkait apresiasi kedisiplinan sekolah, agenda nasional yang akan datang, hingga pentingnya kesadaran keselamatan di jalan raya.
Mengawali amanatnya, Bapak Pungki Susanto, S.T. memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh petugas upacara yang telah menjalankan tugasnya dengan baik, sigap, dan percaya diri. Rasa terima kasih juga disampaikan kepada seluruh dewan guru serta peserta didik yang telah mengikuti rangkaian upacara dengan barisan yang rapi dan sikap yang khidmat.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas upacara, bapak ibu dewan guru, serta para siswa yang telah mengikuti upacara dengan sangat tertib. Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober mendatang, mari kita sambut dengan penuh kebanggaan melalui penggunaan pakaian budaya daerah sebagai wujud cinta tanah air dan persatuan,” tutur beliau di hadapan para peserta upacara.
Memasuki agenda nasional di bulan Oktober, pembina upacara mengingatkan seluruh warga sekolah mengenai peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026 mendatang.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman suku dan budaya di Indonesia serta menanamkan rasa nasionalisme, Bapak Pungki mengumumkan bahwa pada peringatan Sumpah Pemuda tahun ini, seluruh siswa diwajibkan mengenakan pakaian adat/budaya daerah. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Nusantara sekaligus merekatkan persatuan di lingkungan sekolah.
Tak kalah penting, Bapak Pungki Susanto, S.T. kembali menegaskan pesan yang telah disampaikan pada amanat upacara Senin pekan lalu mengenai keselamatan berlalu lintas. Mengingat sebagian besar peserta didik membawa kendaraan bermotor ke sekolah, pembina upacara kembali mengimbau dengan tegas agar seluruh siswa:
Beliau berpesan agar para siswa tidak mengabaikan faktor keselamatan karena masa depan yang cerah diawali dari kedisiplinan dan kehati-hatian dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat berada di jalan raya.
Upacara bendera ditutup dengan pembacaan doa bersama dan penghormatan terakhir sebelum barisan dibubarkan untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar (KBM).
Tinggalkan Komentar